#NgaBLOGburit: Ngabuburit Irit Dapat Duit

22 Jun 2015

Saya baru mengenal istilah ngabuburit sekitar 12 tahun ini. Tiba-tiba saja menjadi kata yang trend karena dibahas di berita televisi swasta nasional. Kegiatan sore hari masyarakat perkotaan disorot lengkap dengan alternatif lokasi, alternatif tempat kuliner, juga kegiatan asyik mereka. Ngabuburit versi TV swasta mendadak jadi kegiatan yang ditunggu warga desa di kota saya. Saya ingat betul bahwa setelah berita di TV, jalan depan rumah saya yang kebetulan jalan wisata menuju pantai Kartini Jepara menjadi sangat ramai. Meski lebaran kurang 10 hari lagi, kami mendulang rejeki yang sangat banyak karena kebiasaan meniru ini. Saya dan teman-teman menjajakan makanan pembuka di depan pintu masuk pantai Kartini Jepara . Sejak saat itu, mengais rejeki Ramadan menjadi sesuatu yang sangat ditunggu para pemuda dan remaja seperti saya. Jika dulu menjelang berbuka puasa diisi dengan membaca alqur’an, mendengar tauziah di Masjid, menonton TV, atau sekedar duduk-duduk di depan rumah. Tak terkecuali saya yang kala itu belum menikah. Kami melakukannya selama 2 kali Ramadan karena telah ada tempat-tempat tertentu yang menjajakan makanan berbuka puasa. Omzet penjualan kami menurun drastis karena tidak ada inovasi usaha. Murni menunggu di jalan. Apalagi kami menikah satu persatu dan sibuk menyiapkan menu Ramadan bersama suami tercinta sebagai pengantin baru.

Waktu terus berlalu, kegiatan ngabuburit menjadi semakin sering dilakukan. Sudah menjadi aktivitas setiap Ramadan di seluruh kota di Indonesia, bahkan sampai pelosok desa. Di tahun 2008, kata ngabuburit sudah masuk ke KBBI. Di KBBI IV tahun 2008 Ngabuburit diartikan menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadan. Istilah yang dulunya berasal dari bahasa Sunda tersebut menjadi bahasa nasional.

Kalau boleh jujur, saya ingin mengkritisi kegiatan ngabuburit yang sudah jauh melenceng. Saya yakin, dahulunya ngabuburit bukan berarti jalan-jalan lalu mencari makan. Bukan berbuka di sembarang lalu lupa sembahyang. Ngabuburit yang artinya kegiatan menunggu azan maghrib tersebut pastinya berarti I’tikaf di masjid sambil mendengarkan tausiah pak Kyai lalu berbuka di masjid sekaligus sholat magrib di sana. Sekarang, menjelang sore sampai malam jalanan ramai. Jalan-jalan kemana hati ingin dan makan di sana. Padahal itu sama artinya menyia-nyiakan waktu dan uang. Menjelang magrib, seharusnya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, bukan kegiatan yang malah memboroskan uang. Apalagi, maaf, banyak yang keasyikan berbuka puasa sampai lupa kewajiban yang belum ditunaikan. Nah… sudah sia-sia, berdosa pula. Saya tahu, tidak semua begitu. Banyak juga kegiatan ngabuburit yang bernilai ibadah. Bukankah sudah saya sebutkan sebelumnya bahwa ngabuburit awalnya adalah kegiatan menjelang azan maghrib di masjid/mushola? Bisa juga berarti kegiatan mengaji alqur’an, belajar, atau kegiatan mencari pahala lainnya. Intinya adalah kita mau memilih ke dalam golongan yang beruntung atau yang merugi? Kalau saya, maaf, saya lebih memilih ngabuburit yang menguntungkan. Tidak mengeluarkan uang, malah menghasilkan uang. Tidak menumpuk dosa tetapi menimba pahala.

Beruntung ada #ngablogburit di blogdetik. Ini adalah salah satu cara ngabuburit yang bermanfaat, bernilai pahala, menulis sesuatu yang bermanfaat bersama-sama, belajar SEO untuk keyword yang ditentukan menantang diri sendiri untuk mampu menulis dengan waktu dan tema yang ditentukan serta insyaAllah mendapatkan hadiah berupa uang Rp 1.000.000,-. Ngabuburit irit dapat duit. Kalau menang mendadak menjadi femes pula. Rugi banget jika tidak ikut. Psst… harus ikut semua. Ramai ramai dan sebanyak-banyaknya. Jadi kegiatan ngablogburit akan selalu ada dan harus ada. #Ngablogburit harus terus ada karena ini adalah program yang sangat ditunggu para blogger detik. Serius! Coba survey satu persatu, pasti semua mengangguk jika ditanya haruskah ada #ngablogburit? Nah… jika ditanya Kenapa #ngablogburit harus ada di bulan Ramadan? Nah.. jawabannya bisa berbeda-beda meski intinya sama yaitu inti dari #ngablogburit yang berarti ngabuburit irit dapat duit. Trus nilai ibadahnya apa dong? Lah… kan sudah saya jelaskan panjang lebar di atas. Baca ulang yuk….. ;)

 

ngaBLOGburit 2015


TAGS #ngablogburit pentingnya ngablogburit manfaat ngablogburit ngeblog dapat duit event blogdetik


-

Catatan Saya

Susi Ernawati
@susierna

Search

Recent Post